HPN 2026

Masalah Verifikasi di Roblox, Saat Akun Anak Malah Terbaca Sebagai Orang Dewasa

Masalah Verifikasi di Roblox, Saat Akun Anak Malah Terbaca Sebagai Orang Dewasa

Ilustrasi--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Keamanan digital kembali jadi sorotan seiring meningkatnya jumlah pemain gim daring di kalangan anak dan remaja. Masalah utamanya ada pada sistem verifikasi usia Roblox yang dilaporkan bermasalah, sehingga muncul kekhawatiran akun anak-anak bisa salah terdeteksi sebagai akun orang dewasa.

Dikenal sebagai platform favorit anak-anak, Roblox sebenarnya memiliki sistem verifikasi usia untuk membatasi konten yang tidak sesuai bagi pengguna di bawah umur. Namun, banyak orang tua dan komunitas yang melaporkan bahwa sistem ini masih sering eror. Sebagai langkah tegas, Roblox kini mulai membatasi fitur percakapan sesuai usia untuk mencegah interaksi yang membahayakan anak-anak.

BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Permainan, Fenomena Roblox di Tengah Gaya Hidup Gen Z


Mini Kidi--

Dalam beberapa kasus, akun yang digunakan oleh anak justru terdeteksi sebagai akun dewasa. Akibatnya, anak-anak di bawah umur berisiko mengakses berbagai fitur yang seharusnya dibatasi. Situasi ini memicu kekhawatiran, terutama karena anak-anak menjadi memiliki akses penuh ke fitur percakapan dan interaksi sosial yang belum tentu sesuai dengan usia mereka.

Di sisi lain, Roblox sebenarnya telah menyediakan beragam pilihan pengawasan bagi orang tua, mulai dari pengaturan privasi, pembatasan interaksi, hingga kendali konten. Namun, apabila sistem verifikasi usia tidak berfungsi secara maksimal, berbagai fitur pengaman tersebut dianggap belum memadai untuk melindungi anak sepenuhnya. Permasalahan ini mencerminkan tantangan besar bagi platform daring dalam mengelola basis pengguna dari berbagai rentang usia. Walaupun penggunaan sistem otomatis sangat efisien, mekanisme tersebut tetap memiliki celah yang dapat memengaruhi keamanan anak. Oleh sebab itu, pendampingan orang tua tetap menjadi faktor kunci dalam menjaga keamanan anak saat beraktivitas di dunia maya.

BACA JUGA:Mengenal TheoTown, Game Simulasi Klasik yang Kembali Viral Berkat Kreativitas Netizen

Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak mengenai penggunaan gim daring menjadi hal yang sangat penting. Memberikan pemahaman tentang batasan, risiko, serta tata krama dalam berinteraksi di dunia digital merupakan langkah krusial untuk menekan dampak negatif yang muncul akibat celah pada sistem.

Sampai saat ini, Roblox terus melakukan pembaruan pada sistem keamanan dan verifikasi demi meningkatkan perlindungan bagi para penggunanya. Meski begitu, situasi ini menjadi pengingat bahwa keamanan di dunia digital bukan hanya menjadi tanggung jawab penyedia platform, melainkan juga memerlukan peran aktif dari pihak keluarga serta lingkungan terdekat.

Sumber: