Gol Telat Sadio Mané Hentikan Mesir, Senegal Melaju ke Final Piala Afrika

Gol Telat Sadio Mané Hentikan Mesir, Senegal Melaju ke Final Piala Afrika

Sadio Mane menjadi penentu Senegal ke final Piala Afrika.-IG:footballsenegal.-

MEMORANDUM.DISWAY.ID-Sadio Mané menjadi pahlawan kemenangan Senegal setelah mencetak gol penentu di menit-menit akhir laga semifinal Piala Afrika.

Gol tersebut membawa Senegal menaklukkan Mesir dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan yang digelar Rabu malam di Tanger, sekaligus memupus ambisi Mohamed Salah untuk meraih gelar Piala Afrika pertamanya.

Dengan hasil ini, Senegal dipastikan menghadapi Maroko pada partai final yang akan berlangsung Minggu mendatang. Maroko melangkah ke final setelah menyingkirkan Nigeria lewat drama adu penalti pada semifinal lainnya.

Laga ini disebut sebagai ulangan final Piala Afrika 2021, yang kala itu dimenangkan Senegal melalui adu penalti.

Pertemuan tersebut kembali mempertemukan dua mantan rekan setim di Liverpool, Sadio Mané dan Mohamed Salah, yang sama-sama dikenal sebagai penyerang terbaik yang pernah dimiliki benua Afrika.

Meski Mohamed Salah tampil tajam sepanjang turnamen dengan mencetak empat gol dalam empat pertandingan, justru Mané yang kembali menjadi penentu.

Dalam laga yang minim peluang, penyerang Senegal itu mengontrol bola dengan dada pada menit ke-78 sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dibendung kiper Mesir, Mohamed El Shenawy.

Kemenangan ini memastikan Senegal melaju ke final Piala Afrika untuk keempat kalinya.

Sebaliknya, Mesir harus menyesali pendekatan permainan yang terlalu berhati-hati, karena baru mampu menciptakan ancaman berarti pada sepuluh menit terakhir pertandingan.

Babak pertama berlangsung monoton dan miskin peluang. Dua kartu kuning menjadi sorotan utama, yang memastikan Hossam Abdelmaguid dan Kalidou Koulibaly akan absen di final seandainya tim mereka lolos.

Abdelmaguid menerima kartu kuning pada menit keenam usai menarik Nicolas Jackson yang bergerak ke area berbahaya. Sementara Koulibaly diganjar kartu kuning kedua turnamen ini pada menit ke-17 setelah melanggar Omar Marmoush.

Bek senior Senegal itu kemudian harus ditarik keluar pada menit ke-23 akibat cedera pangkal paha. Mamadou Sarr yang baru berusia 20 tahun masuk sebagai pengganti, menambah tantangan bagi lini pertahanan Senegal.

Secara permainan, Senegal tampil lebih agresif meski Mesir unggul dalam penguasaan bola. Tim asuhan Aliou Cissé kerap menekan, namun peluang bersih masih sulit tercipta.

Peluang terbaik di babak pertama hadir pada menit ke-32 saat Pape Gueye melepaskan tembakan yang langsung mengarah ke El Shenawy, setelah upaya jarak jauh Habib Diarra sempat terdefleksi.

Ketegangan sempat meningkat menjelang turun minum ketika Salah dan Mané terlibat adu fisik ringan.

Insiden tersebut memicu keributan kecil antarpemain dan staf pelatih kedua tim, menyebabkan pertandingan sempat terhenti cukup lama. Diarra juga menerima kartu kuning yang membuatnya dipastikan absen pada laga final.


Sumber: