HPN 2026

Kronologi 2 Balita Tertimpa Reruntuhan Atap Rumah Ambrol di Kupang Krajan Kidul

Kronologi 2 Balita Tertimpa Reruntuhan Atap Rumah Ambrol di Kupang Krajan Kidul

Sarofah menunjukkan atap rumahnya di Jalan Kupang Krajan Kidul III nomor 30, Sawahan, Surabaya yang ambrol--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Atap sebuah rumah di Jalan Kupang Krajan Kidul III, Sawahan, Surabaya ambrol. Dua balita jadi korban tertimpa reruntuhan.

Insiden itu terjadi pada Selasa 13 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Rumah berukuran 3×10 meter itu dihuni oleh enam orang. Mereka adalah Sunari (56), Sarofah (55), Fani (26), Sabrina, Fadil (5), dan Abizar (7).

BACA JUGA:Dua Balita Jadi Korban Atap Rumah Ambrol di Kupang Krajan Kidul Surabaya

Sarofah bercerita, saat itu dia bersama dua cucunya tidur di kamar depan. Ditengah lelapnya dia tidur, tiba-tiba dikejutkan dengan suara seperti geledek. Di waktu yang bersamaan, atap yang terbuat dari gipsum itu ambrol.

"Tidur di kamar sama dua cucu saya. Tiba-tiba ada suara gemuruh kayak geledek (petir) terus ambrol menimpa dua cucuku," katanya kepada Memorandum, Rabu 14 Januari 2026.

BACA JUGA:TPT Jembatan Tamansari Pasuruan Ambrol Akses Mobil di Wonorejo Pasuruan Terputus

Dia mengaku bersyukur kedua cucunya, Fadil dan Abizar tidak terluka parah. Setelah kejadian dia kemudian menyalakan lampu kamar. Dia kaget. Abizar dan Fadil tertimbun reruntuhan.

"Untungnya cucuku gak kena paku. Ada dua paku. Posisinya paku ke atas semua. Setelah ambrol itu adik ipar langsung telfon 112. Hanya petugas BPBD yang datang langsung," lanjutnya.

BACA JUGA:Trotoar Jembatan Brantas Ambrol, Wali Kota Malang: Balai Besar Jalan Nasional Siap Tuntaskan 2 Minggu

Rumah tersebut sudah berdiri sejak lama. Sarofah sendiri tak tahu pasti tahun berapa. Sebab itu peninggalan turun-temurun dari buyutnya. Bangunan itu sudah diajukan untuk dibedah oleh Pemkot Surabaya.

"Sebelumnya sudah mengajukan bedah rumah. Tanggal 5 Januari 2026 kemarin, karena ada saran dari orang kelurahan. Tapi ini keburu ambrol duluan," ungkapnya.

BACA JUGA:Balita Hilang di Sungai Gembong Ditemukan Meninggal di Pesisir Panggungrejo

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan hasil pemeriksaan tim medis, kedua balita itu menderita luka ringan dan tidak memerlukan rujukan ke rumah sakit.

"Korban dua orang hanya penanganan di lokasi. Keduanya menderita luka lecet di bagian bahu tangan sebelah kiri," jelasnya.

Sumber: