Erick menegaskan, keberhasilan Timnas tidak hanya bergantung pada pelatih dan pemain, tetapi juga pada sinergi semua pihak.
Mulai dari pengurus, atlet, hingga pecinta sepak bola Tanah Air. Ia berharap seluruh proses pembentukan tim dapat dihargai demi menciptakan Timnas yang semakin kompetitif.
“Dukungan maksimal sangat dibutuhkan. Kita harus menghargai proses agar Timnas Indonesia bisa terus berkembang dan bersaing,” ujar Erick di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Menurut Erick, pengalaman internasional dan visi besar yang dimiliki John Herdman akan berjalan optimal jika dibarengi kerja sama dan kepercayaan dari seluruh elemen sepak bola nasional.
Ia juga mengapresiasi respons positif dari media, jajaran PSSI, serta publik sepak bola sejak nama Herdman mencuat sebagai kandidat pelatih Timnas.
BACA JUGA:Menpora Tuntut Emas SEA Games 2027 dari Muaythai

Mini Kidi--
Momen perkenalan ini disebut Erick sebagai penanda dimulainya babak baru sepak bola Indonesia. PSSI, kata dia, berkomitmen membawa Timnas ke tingkat yang lebih tinggi melalui kepemimpinan pelatih berkelas dunia.
“Ini adalah fase baru bagi PSSI dan sepak bola Indonesia. Timnas kini ditangani pelatih dengan kapasitas dan pengalaman seperti John Herdman,” tegasnya.
Dalam sesi perkenalan yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, John Herdman menyampaikan pandangannya soal tekanan di tim nasional. Ia menilai tekanan bukan sebagai beban, melainkan kehormatan.
“Memimpin tim nasional berarti memikul harapan sebuah bangsa. Tekanan bisa menjadi kutukan, tetapi juga dapat berubah menjadi berkah. Kami memilih menjadikannya berkah,” ucap Herdman dengan penuh keyakinan.
Herdman juga menekankan pentingnya proses dan konsistensi untuk meraih prestasi besar. Ia mencontohkan perjalanan panjang Kanada menuju Piala Dunia sebagai pembelajaran berharga.
“Lolos ke Piala Dunia tidak terjadi secara instan. Kanada membutuhkan puluhan tahun. Indonesia sudah mengambil satu langkah besar, langkah yang sangat penting. Tugas kami sekarang adalah melangkah lebih jauh,” tambahnya dengan nada optimistis.
Bersamaan dengan itu, PSSI turut memperkenalkan Cesar Meylan sebagai pelatih performa fisik. Meylan akan mendampingi Herdman dengan fokus pada peningkatan kebugaran, kekuatan, serta daya tahan fisik para pemain Timnas Indonesia.