Rapor Putaran Pertama Persebaya dan Evaluasi Kinerja Pemain di Era Bernardo Tavares
Pemain Persebaya Surabaya merayakan kemenangan usai pertandingan Super League 2025/2026.-persebaya-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Persebaya Surabaya menyelesaikan putaran pertama Super League 2025/2026 dengan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara setelah mengoleksi 28 poin dari 17 pertandingan, dengan catatan pertahanan solid namun lini serang masih kurang tajam, Selasa 13 Januari 2026.
BACA JUGA:Gali Freitas Tampil Gemilang, Pembuktian Kepercayaan Bernardo Tavares Bersama Persebaya
Selama putaran pertama, tim berjuluk Bajol Ijo mencetak 24 gol dan kebobolan 16 gol. Selain itu, disiplin pemain menjadi sorotan setelah mengoleksi 33 kartu kuning dan enam kartu merah, salah satu yang tertinggi di kompetisi.

Mini Kidi--
Awal musim dimulai dengan ekspektasi tinggi setelah manajemen menunjuk Eduardo Perez Moran sebagai pelatih kepala, didampingi pelatih fisik Shin Sang-gyu dan asisten pelatih Uston Nawawi.
BACA JUGA:Debut Manis Bernardo Tavares, Bawa Persebaya Raih Kemenangan atas Malut United
Eduardo juga membawa sejumlah pemain asing asal Balkan seperti Dime Dimov, Risto Mitrevski, Milos Raickovic, dan Mihailo Perovic. Namun, skema permainan yang diterapkan tidak berjalan optimal.
Performa dua penyerang asing, Mihailo Perovic dan Diego Mauricio, dinilai belum memenuhi harapan karena minim kontribusi gol bagi tim.
BACA JUGA:Gali Freitas Tampil Luar Biasa, Cetak Dua Gol di Babak Pertama untuk Persebaya
Meski demikian, beberapa pemain tampil konsisten. Francisco Rivera berperan sebagai pengatur permainan di lini tengah, sementara Bruno Moreira tampil impresif di sektor sayap kiri dengan kecepatan dan visi bermainnya.
Selain itu, pemain muda Toni Firmansyah mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai gelandang andalan meski berusia muda, berduet dengan Milos Raickovic di lini tengah.
BACA JUGA:Starting Lineup Persebaya Surabaya vs Malut United
Permainan Persebaya di bawah Eduardo dinilai monoton dan kurang berkembang. Eduardo akhirnya meninggalkan klub setelah laga imbang melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo dengan catatan tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Sementara itu, tongkat estafet kepelatihan sempat dipegang Uston Nawawi sebagai pelatih sementara. Di bawah arahannya, gaya bermain Persebaya menjadi lebih dinamis dengan mengandalkan sejumlah pemain muda seperti Sadida Nugraha, Ichas, dan Toni Firmansyah.
Sumber:
