Lantai Dua Rumah di Bubutan Surabaya Ambruk, Cor-coran Cuma Setebal 5 cm
Kondisi rumah yang dihuni Nanang Tunggal Winardi pasca lantai dua ambruk--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Lantai dua sebuah rumah di Jalan Dupak Timur II, Bubutan, Surabaya ambruk, Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 05.00.
Rumah itu dihuni tiga orang. Seluruhnya berhasil dievakuasi oleh anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya. Mereka adalah Nanang Tunggal Winardi (52), Safitri Widowati (51), dan Cedrica Nadja Safina (10).
BACA JUGA:Lantai Dua Rumah di Bubutan Ambruk, Satu Keluarga Terjebak dan Berhasil Dievakuasi Petugas

Mini Kidi--
Safitri bercerita, sebelum lantai dua rumahnya ambruk mereka sempat mendengar suara mencurigakan setelah salat subuh. Nanang kemudian berinisiatif melakukan pengecekan. Ketika hendak menuruni tangga, tiba-tiba cor-coran yang dipijaki itu ambruk.
"Posisi saya masih dikamar. Ada bunyi suara krek-krek itu saya gak berani turun. Terus suami saya ngecek. Tapi pas ditengah itu ambrol jadi dianya ikut jatuh," katanya ditemui Memorandum.
BACA JUGA:Kota yang Runtuh dalam Asap
Safitri menyebut bangunan itu sudah lama. Sekitar 30 tahunan. Tapi lantai dua itu baru dibangun pada tahun 2011. Pantauan Memorandum, tebal cor sekitar lima sentimeter. Penyebab ambruknya bangunan itu diduga karena tak kuat menahan beban.
"Cor, cuma besinya kecil kayak ram-raman gitu. Bangunan lama, sudah 30 tahunan. Setelah kejadian saya gak berani turun. Terus dipanggilkan Damkar baru turun sekitar jam 08.00," lanjutnya.
BACA JUGA:Aktivitas Ponpes Salafiyah Syafiiyah Situbondo Kembali Normal Pasca Asrama Puteri Ambruk
Senada dengan Safitri, Kapolsek Bubutan Kompol Vony Farizky mengatakan, setelah melaksanakan ibadah subuh Nanang mau turun ke lantai bawah buat mandi. Tiba-tiba lantai dua itu langsung ambrol
"Pak Nanang langsung jatuh ke lantai bawah. Dengan kejadian tersebut, Pak Nanang mengalami luka di pelipis mata dan di lengannya. Selanjutnya Bapak Nanang dibawa ke RS William Booth untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.
BACA JUGA:Gerbang Entrance Tol Banyu Urip Hampir Ambruk, Exit Tol Ditutup
Diberitakan sebelumnya, Kabid Pemadaman DPKP Surabaya M. Rokhim mengatakan, insiden tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Satu orang menderita luka, yakni Nanang. Dia jatuh dari lantai dua yang dijadikan kamar.
Sumber:

