Pendamping Hukum Alvirdo Sebut Irene Tendang Kliennya dalam Kasus KDRT Surabaya
Rekaman CCTV memperlihatkan aksi Irene saat pertengkaran dengan Alvirdo.-Wendy Setiawan-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kasus kekerasan dalam rumah tangga di SURABAYA berujung saling lapor setelah Irene Gloria Ferdian ditetapkan sebagai tersangka atas laporan suaminya, Alvirdo Alim Susanto, Selasa 6 Januari 2026.
BACA JUGA:Ditetapkan Jadi Tersangka, Irene Gloria Korban KDRT Mangkir dari Panggilan Polisi
Irene Gloria Ferdian (32) dilaporkan oleh Alvirdo Alim Susanto (40) terkait dugaan KDRT dan pencurian. Penetapan tersangka tersebut membuat Irene terancam menyusul sang suami yang lebih dahulu ditahan.

Mini Kidi--
Irene seharusnya memenuhi panggilan penyidik pada Senin 5 Januari 2026. Namun hingga Selasa 6 Januari 2026, ia belum hadir memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka.
Pendamping hukum Alvirdo, Dading, membenarkan adanya laporan balik terhadap Irene. Menurutnya, dalam pertengkaran rumah tangga tersebut terjadi aksi saling melakukan kekerasan fisik.
"Jadi memang benar saudari IGF dilaporkan oleh Edo. Iya, saling melakukan kekerasan. Melakukan tendangan," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa 6 Januari 2026.
BACA JUGA:Polrestabes Surabaya Tetapkan Korban KDRT Jadi Tersangka
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa kali aksi tendangan tersebut dilakukan oleh Irene terhadap kliennya.
Selain dugaan KDRT, Irene juga dilaporkan terkait dugaan pencurian sebagaimana dimaksud Pasal 362 KUHP lama atau Pasal 476 KUHP baru.
Dading menyebut, sejumlah perhiasan berupa cincin, gelang, dan kalung milik Alvirdo dilaporkan hilang setelah Irene pulang dari Mojokerto ke Surabaya untuk mengambil barang-barangnya.
"Emas senilai kurang lebih Rp200 juta hilang. Tidak tahu siapa yang mengambil. Itu setelah IGF mengambil baju, emas tersebut sudah tidak ada," katanya.
Pihak Memorandum telah berupaya mengonfirmasi Irene melalui akun media sosial Instagram. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada respons terkait kasus yang menjeratnya.
Meski demikian, dalam salah satu unggahan di Instagram, Irene membantah tudingan pencurian. Ia menyatakan tidak ada pemisahan harta selama pernikahan dan hanya tinggal bersama suami serta kedua anaknya.
Sumber:




