Dua Pemain Asing Diprediksi Perkuat Persebaya di Putaran Kedua Super League
Bruno Paraiba, pemain penyerang berasal dari Brazil--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menjelang pembukaan jendela transfer pemain, Persebaya Surabaya bergegas memburu pemain incaran untuk menambah kedalaman skuad.
Meski menyisahkan satu pertandingan sisa menghadapi Malut United, Persebaya Surabaya dibawah asuhan Pelatih anyar Bernardo Tavares tengah memburu pemain berkualitas untuk mengisi dua posisi penting.
BACA JUGA:Bernardo Tavares Tiba di Surabaya, Segera Ambil Alih Kursi Pelatih Kepala Persebaya

Mini Kidi--
Dua posisi yang menjadi pembenahan Bernardo Tavares dalam komposisi pemain adalah penyerang dan bek kiri, mengingat kedua posisi ini belum mampu memenuhi ekspektasi di putaran pertama.
Striker asing Persebaya di Putaran pertama jauh dari ekspektasi manajemen maupun suporter, Diego Mauricio dan Mihailo Perovic belum mampu menunjukkan kualitasnya dan minim kontribusi gol.
BACA JUGA:Dua Kartu Merah Warnai Derbi Suramadu, Gol Bruno Moreira Antar Persebaya Kalahkan Madura United
Sedangkan untuk posisi bek kiri, Bernardo Tavares menginginkan pemain yang mempunyai kemampuan untuk bertahan dan menyerang seimbang.
Selama bergulirnya putaran pertama, posisi bek kiri ditempati oleh Dejan tumbas yang semestinya posisinya sebagai Penyerang.
Dua nama terbaru yang bakal memperkuat Persebaya adalah Bruno Paraiba berposisi striker dan Jefferson Jr. Berposisi bek kiri.
BACA JUGA:Persebaya Sulit Mencetak Gol meski Menguasai Permainan Lawan Madura United
Bruno Paraiba sempat membela Cheonan City, di K League 2, Korea Selatan ,ia tercatat mengoleksi 6 gol dan 3 assist selain berposisi penyerang, Paraiba memiliki kemampuan untuk bermain sebagai gelandang serang, memberikan dimensi tambahan dalam variasi taktik.
Sementara itu, Jefferson Jr, Pemain murni berposisi Bek kiri mempunyai segudang pengalaman yang membantu stabilitas pertahanan tim, Ia pernah membela timnas Brasil U-20.
Bernardo Tavares menegaskan bahwa perburuan pemain ini sudah ia lakukan jauh hari sebelum kedatangannya di Surabaya.
Sumber:
