Kunjungan Wisata Tembus Jutaan, Senator Lia Dorong RSUD Karsa Husada Batu Perkuat Layanan Kesehatan Modern
Lia Istifhama saat berkunjung ke RSUD Karsa Husada Batu.--
BATU, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sebagai magnet utama pariwisata Jawa Timur dengan kunjungan yang mencapai jutaan orang setiap tahunnya, Kota BATU membawa konsekuensi logis pada kebutuhan layanan kesehatan yang mumpuni.
Menanggapi tantangan tersebut, Anggota DPD RI Lia Istifhama menekankan bahwa rumah sakit di wilayah ini harus memiliki fondasi yang kuat, baik dari sisi indikator medis maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan.
BACA JUGA:Ajak Mahasiswa dan Relawan Kedepankan Demokrasi Substansial, Ning Lia: Politik Itu Strategi Kebaikan

Mini Kidi--
Dalam kunjungan kerjanya, perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini menggarisbawahi bahwa keberadaan institusi medis harus selaras dengan perkembangan pesat kota. Ia menegaskan bahwa fasilitas kesehatan tidak boleh tertinggal oleh kemajuan industri pariwisata.
“Dengan angka kunjungan wisata yang menembus angka dua juta orang, rumah sakit di Kota Batu wajib meningkatkan standar pelayanannya agar mampu menjadi penopang utama dalam ekosistem wisata medis yang kompetitif," tutur Ning Lia, Minggu, 4 Januari 2025.
BACA JUGA:Peringatan Natal, Ning Lia Ajak Perkuat Harmoni dan Fondasi Keluarga
Menjawab tantangan tersebut, RSUD Karsa Husada Batu menghadirkan sebuah terobosan humanis melalui layanan homecare berbasis digital. Program ini dirancang khusus untuk memberikan rasa tenang bagi pasien yang telah menjalani rawat inap namun masih membutuhkan pendampingan medis lanjutan.
Ning Lia, yang juga merupakan keponakan dari mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa melalui integrasi teknologi ini, pihak rumah sakit berupaya meruntuhkan batasan jarak antara tenaga medis dan masyarakat.
Menurutnya, layanan ini memungkinkan pasien mendapatkan perawatan profesional tanpa harus menempuh perjalanan kembali ke rumah sakit, yang seringkali menjadi beban tersendiri bagi pasien dalam masa pemulihan.
BACA JUGA:Ning Lia Ajak Kader Fatayat NU Bumikan Empat Pilar Lewat Kebaikan Digital
“Dengan sentuhan teknologi, pemantauan kondisi kesehatan dilakukan secara berkala oleh tenaga ahli. Ini memastikan bahwa standar keselamatan pasien tetap terjaga meski mereka berada di lingkungan rumah yang nyaman," jelas Ning Lia.
Salah satu pilar utama dari transformasi ini adalah hadirnya aplikasi Si Dul Kemit, sebuah inovasi yang menjadi bentuk komitmen nyata dalam mempermudah jangkauan pelayanan kesehatan bagi publik.
Sebagai bentuk empati terhadap proses pemulihan pasien, RSUD Karsa Husada bahkan memberikan fasilitas satu kali layanan homecare secara gratis bagi mereka yang membutuhkan perawatan pasca-rawat inap.
Sumber:
