Keliling Naik Motor, Wali Kota Eri dan Forkopimda Pastikan Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya Kondusif

Keliling Naik Motor, Wali Kota Eri dan Forkopimda Pastikan Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya Kondusif

Wali Kota bersama jajaran Forkopimda naik motor pastikan Surabaya kondusif. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan patroli keamanan berskala besar untuk memantau situasi malam pergantian tahun baru 2026, Rabu, 31 Desember 2025. 

Menariknya, rombongan memilih menggunakan sepeda motor guna menembus titik-titik keramaian di Kota Pahlawan.

Rute patroli menyisir sejumlah kawasan vital, mulai dari Jalan Raya Darmo, Jembatan Suroboyo di Kenjeran, kawasan sejarah Kota Lama, hingga pusat kuliner Tunjungan Romansa. Peninjauan langsung ini bertujuan menjamin rasa aman bagi warga yang merayakan pergantian tahun.

BACA JUGA:Musim Haji 1447 Hijriah, 2.808 Tamu Allah asal Kota Surabaya Dilepas Wali Kota dari Luar Asrama Haji


Mini Kidi--

Saat singgah di Pos Pantau Darmo (Taman Bungkul), Wali Kota Eri memantau langsung arus lalu lintas melalui layar CCTV yang terintegrasi. Ia menilai kondisi jalanan tahun ini jauh lebih tertib dan terkendali dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Eri mengungkapkan bahwa kunci kondusifnya kota malam ini terletak pada strategi pemecahan massa. Pemkot Surabaya bersama TNI dan Polri menyebar personel di 28 titik strategis serta menghidupkan berbagai kegiatan di tingkat kecamatan.

"Alhamdulillah, dengan TNI-Polri meletakkan pasukan di 28 titik, kita juga memaksimalkan tempat kumpul masyarakat di semua wilayah. Jadi di Balai Kota ada kegiatan, di Kota Lama juga ada, sehingga massa tidak menyatu di satu titik," ujarnya. 

BACA JUGA:Wali Kota Eri Bentuk Satgas Anti Premanisme, Apresiasi Polisi Terkait Kasus Nenek Elina

Selaras dengan instruksi Panglima TNI dan Kapolri sebagai bentuk empati terhadap bencana alam yang melanda Sumatera dan Aceh, Pemkot Surabaya secara resmi meniadakan pesta kembang api tahun ini.

"Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh penyelenggara acara, mereka sepakat tidak ada pesta kembang api. Tadi kita lihat jalanan lebih lengang dari tahun sebelumnya karena warga berkumpul di wilayahnya masing-masing," tambahnya.

Untuk mengantisipasi gangguan ketertiban, petugas gabungan melakukan penjagaan ketat di pintu masuk kota, seperti kawasan Cito dan perbatasan Gresik. Pengawasan difokuskan pada penggunaan knalpot brong dan pergerakan massa dari luar kota.

BACA JUGA:Rumah Nenek Elina Dirobohkan Oknum Ormas, Wali Kota Eri: Usut Tuntas, Surabaya Harus Bersih dari Premanisme

Meski kawasan Tunjungan Romansa terpantau padat oleh pengunjung kuliner, personel keamanan tetap disiagakan hingga tengah malam untuk memastikan situasi tetap tertib.

Sumber:

Berita Terkait