Bulog Pastikan Stok Beras SPHP di Kota Madiun Aman Jelang Tahun Baru 2026

Bulog Pastikan Stok Beras SPHP di Kota Madiun Aman Jelang Tahun Baru 2026

Bulog Madiun saat melakukan monitoring di Pasar Besar Madiun.--

MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun melakukan monitoring ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Besar Madiun (PBM), Rabu 31 Desember 2025. Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya lonjakan permintaan beras SPHP yang cukup signifikan menjelang akhir tahun 2025.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Kancab Madiun, Agung Sarianto menyatakan, bahwa peningkatan permintaan mulai terasa sejak November 2025. Bahkan, pada momen tertentu, permintaan SPHP sempat mencapai 200 ton per hari.

BACA JUGA:Jelang Nataru, Bulog Pastikan Komoditi Pangan di Tulungagung Stabil


Mini Kidi--

“Sejak November, permintaan SPHP meningkat cukup signifikan. Rata-rata harian di bulan November dan Desember berkisar antara 100 hingga 160 ton, bahkan pernah menyentuh 200 ton per hari. Alhamdulillah, kondisi ini justru mendongkrak serapan SPHP di pasar dan wilayah sekitar,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Agung memastikan stok beras SPHP di pasar-pasar Kota Madiun masih dalam kondisi aman. Meski di beberapa kios stok sempat habis, Bulog tetap membuka layanan pemesanan bagi para pedagang.

BACA JUGA:Polresta Banyuwangi Dampingi Petani Setorkan Jagung ke Bulog

“Stok di masing-masing pedagang kami pantau masih cukup. Kalau pun ada yang habis, hari ini tetap bisa melakukan pemesanan. Kami pastikan pelayanan Bulog berjalan hingga akhir tahun,” jelasnya.

Selain ketersediaan, stabilitas harga beras SPHP juga masih terjaga. Saat ini, beras SPHP dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan lima kilogram, di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram.

“Alhamdulillah, harga SPHP masih di bawah HET. Ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat,” terangnya.

BACA JUGA:Bulog Tawarkan Pasokan Beras Dua Ton per Minggu untuk Mitra KDKMP

Agung juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan, stok beras SPHP dalam penguasaan Bulog Kancab Madiun sangat mencukupi.

“Stok di Gudang Nambangan Kota Madiun saat ini sekitar 10.000 ton. Secara keseluruhan, Bulog Kancab Madiun menguasai sekitar 56.000 ton beras. Dengan perhitungan kebutuhan bantuan pangan dan SPHP, stok tersebut aman hingga 12 bulan ke depan,” tandasnya.(aji)

Sumber: