Polsek Campurdarat Jalin Komunikasi dengan Tokoh Perguruan Silat, Ajak Jaga Kondusivitas
Personel Polsek Campurdarat berdialog dengan tokoh silat --
TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.CO.ID - Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polsek Campurdarat Polres Tulungagung. Salah satunya melalui kegiatan patroli Harkamtibmas yang dikemas dengan sambang dialogis kepada para tokoh perguruan silat di wilayah setempat.
Salah satu contohnya, Kapolsek Campurdarat, Iptu Marsid, S.H. bersama anggota, baik terbuka maupun tertutup, mendatangi kediaman Fatoni, salah satu tokoh perguruan silat di Desa Campurdarat. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara polisi dan perguruan silat yang selama ini memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas.
BACA JUGA:Polres Tulungagung Gelar Santunan, Puluhan Anak Yatim dari Polsek Jajaran Dihadirkan

Mini Kidi--
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas agar para tokoh perguruan terus memberikan pembinaan kepada anggotanya, terutama terkait maraknya informasi palsu di media sosial yang rentan memicu kesalahpahaman antarperguruan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan mengedepankan komunikasi apabila terjadi persoalan.
“Kami berharap para tokoh perguruan terus berperan aktif membina para anggotanya. Jangan mudah terprovokasi informasi yang tidak benar di media sosial. Jaga kerukunan agar tidak terjadi gesekan. Dengan kebersamaan, situasi Campurdarat akan tetap aman dan kondusif,” pesan Iptu Marsid.
BACA JUGA:Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga, Personel Polres Tulungagung Rutin Patroli Wilayah
Terpisah, Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto, membenarkan kegiatan sambang dialogis tersebut. Ia mengatakan langkah itu merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Campurdarat.
“Patroli dialogis seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi antara polisi dan tokoh masyarakat, termasuk tokoh perguruan silat. Dengan sering berkoordinasi, potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah lebih awal,” terangnya, Rabu 10 Desember 2025.
Menurut Ipda Nanang, kepolisian akan terus menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Ia juga berharap tokoh perguruan silat tetap menjadi panutan bagi para anggotanya, terutama dalam menjaga persaudaraan dan menghindari konflik antarperguruan.(fir/fai)
Sumber:
