Kapolres Kediri Kota Ajak Santri Jadi Garda Moral dan Keamanan Bangsa

Kapolres Kediri Kota Ajak Santri Jadi Garda Moral dan Keamanan Bangsa

AKBP Anggi Saputra Ibrahim bersama Forkopimda Kota Kediri dan peserta upacara HSN 2025.--

KEDIRI, MEMORANDUM.CO.ID – Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di halaman Pondok Pesantren Al Amien, Ngasinan, Rejomulyo, Kota Kediri, Rabu 24 Oktober 2025.

Apel HSN 2025 yang mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia diikuti ratusan santri serta berbagai unsur masyarakat.


Mini Kidi--

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., turut dihadiri Wakil Wali Kota KH. Qowimuddin Thoha, S.H., Ketua MUI Kota Kediri KH. R. Abdul Hamid Abdul Qodir, Ketua PCNU KH. Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab), jajaran Forkopimda, dan tokoh lintas agama.

Usai upacara, Kapolres AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi atas semangat para santri yang tetap konsisten menjaga nilai keislaman dan nasionalisme di tengah era modern.

BACA JUGA:Hari Jadi ke-74, Humas Polres Kediri Kota Gelar Donor Darah: Wujud Polisi Humanis dan Peduli Sesama

“Santri adalah garda moral bangsa. Mereka berperan penting menjaga kedamaian dan keamanan masyarakat dengan ilmu dan akhlaknya. Polri siap bersinergi dengan pesantren dalam membangun generasi yang berakhlak, damai, dan cinta tanah air,” kata Kapolres Kediri Kota.

AKBP Anggi menambahkan, sinergi antara Polri dan pesantren menjadi pondasi penting dalam menjaga kondusifitas wilayah, terutama menghadapi dinamika sosial di era digital.

BACA JUGA:Peringati HSN 2025, Lapas Kelas IIA Kediri Gelar Kegiatan Keagamaan di Pondok At-Taubah

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa santri masa kini tidak hanya berperan di bidang keagamaan, namun juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan menjadi pelopor inovasi.

“Santri bukan hanya penjaga nilai agama, tapi juga pelopor moderasi beragama, pendidikan berbasis nilai, dan penggerak ekonomi syariah. Pemerintah Kota Kediri akan terus mendukung kemajuan pesantren melalui program pendidikan, digitalisasi, dan kewirausahaan santri,” ujar Wali Kota Vinanda.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan pohon penghijauan secara simbolis kepada enam pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian lingkungan.

BACA JUGA:Kapolres Kediri Kota Ingatkan Pentingnya Latihan Dalmas yang Serius dan Terencana

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan bela diri yang mendapat sambutan hangat dari para peserta apel.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Kediri menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga marwah pesantren serta memperkuat peran santri sebagai pilar moral bangsa.

Sumber: